Internet

Sebabkan "Kiamat Kecil Internet", AWS Minta Maaf dan Ungkap Masalahnya.

AWS merilis permintaan maaf dan analisis akar masalah terkait gangguan besar di region US-EAST-1 awal Desember 2021 yang melumpuhkan layanan internet global.

Jakarta · Sunday, 26 October 2025 04:00 WITA · Dibaca: 57
Sebabkan "Kiamat Kecil Internet", AWS Minta Maaf dan Ungkap Masalahnya.

Jakarta, JClarity – Raksasa layanan komputasi awan global, Amazon Web Services (AWS), akhirnya merilis analisis akar masalah (root cause analysis) mendalam terkait gangguan besar yang terjadi pada awal Desember 2021. Insiden ini melumpuhkan sejumlah besar layanan digital terkemuka di dunia dan sempat dijuluki sebagai "kiamat kecil internet" global oleh para pengamat.

Dalam pernyataan resminya, AWS menyampaikan permohonan maaf mendalam kepada seluruh pelanggan yang terdampak dan menjelaskan secara teknis bahwa masalah bermula dari aktivitas rutin yang tidak terduga. Gangguan utama terfokus di region AWS US-EAST-1 yang sangat vital (Virginia Utara), salah satu pusat data terbesar AWS.

AWS menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh upaya peningkatan kapasitas jaringan secara otomatis. Menurut perusahaan, sebuah aktivitas otomatisasi yang dirancang untuk menambah kapasitas bagi infrastruktur jaringan baru justru memicu perilaku tak terduga dalam sistem monitoring dan pemulihan internal yang bernama layanan seluler.

Kegagalan berantai (cascading failure) terjadi ketika alat internal yang seharusnya menangani masalah menjadi kewalahan (overwhelmed) dan gagal berfungsi. Hal ini secara efektif mencegah teknisi AWS untuk mendapatkan visibilitas yang diperlukan untuk memulihkan layanan dengan cepat, menciptakan efek domino yang meluas dan memengaruhi berbagai layanan esensial yang dibangun di atas infrastruktur AWS.

Dampak dari kegagalan sistem ini dirasakan secara masif. Sejumlah layanan populer, mulai dari platform streaming seperti Netflix dan Disney+, aplikasi komunikasi Slack, hingga layanan internal Amazon sendiri, mengalami gangguan signifikan selama beberapa jam. Insiden ini kembali menyoroti tingkat ketergantungan masif dunia digital pada segelintir penyedia layanan cloud raksasa.

Sebagai tindak lanjut, AWS berjanji telah dan akan mengimplementasikan serangkaian langkah mitigasi substansial. Ini termasuk memodifikasi alat otomatisasi jaringan untuk mencegah aktivasi yang tidak diinginkan, serta meningkatkan arsitektur sistem monitoring dan pemulihan agar lebih terisolasi dan tahan terhadap kegagalan berantai, memastikan redundansi yang lebih kuat di masa depan.

"Kami mohon maaf yang sedalam-dalamnya atas dampak yang ditimbulkan insiden ini terhadap operasional pelanggan kami. Transparansi adalah nilai inti, dan kami bertekad untuk memastikan infrastruktur kami terus menjadi yang paling andal," tutup pernyataan tersebut, menekankan komitmen mereka untuk mempertahankan kepercayaan global.

Login IG