Internet

Pemulihan Internet Aceh Terhambat Parah: Baru 40% BTS Aktif, Apjatel Soroti Kendala Listrik

Pemulihan internet Aceh terhambat parah pasca-gangguan, hanya 40% BTS aktif. Apjatel soroti kendala utama pasokan listrik dan ketergantungan pada genset.

BANDA ACEH · Friday, 12 December 2025 18:00 WITA · Dibaca: 37
Pemulihan Internet Aceh Terhambat Parah: Baru 40% BTS Aktif, Apjatel Soroti Kendala Listrik

BANDA ACEH, JClarity – Proses pemulihan jaringan internet di Provinsi Aceh pasca-gangguan infrastruktur atau bencana alam terbaru menghadapi hambatan signifikan. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (Apjatel) melaporkan bahwa hingga saat ini, tingkat Base Transceiver Station (BTS) yang berhasil diaktifkan kembali baru mencapai angka kritis 40%.

Keterbatasan tersebut, menurut Apjatel, bersumber pada satu kendala utama: ketersediaan dan kestabilan pasokan listrik. Banyak operator seluler kesulitan menjaga operasional BTS karena infrastruktur kelistrikan utama yang belum pulih, memaksa stasiun bergantung sepenuhnya pada generator set (genset).

“Angka 40% adalah kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Pemulihan internet kita di Aceh terhambat parah bukan karena kerusakan BTS itu sendiri, melainkan karena dukungan daya yang lumpuh,” ujar M. Fikri, Pj. Direktur Bidang Infrastruktur Apjatel, dalam keterangan resminya kepada j-clarity.com. Ia menambahkan bahwa ketergantungan pada genset memunculkan masalah baru, yakni tantangan logistik pengisian bahan bakar yang masif dan kerusakan genset akibat penggunaan non-stop.

Apjatel mendesak pihak PT PLN (Persero) untuk memprioritaskan pemulihan jaringan listrik di area-area yang menaungi titik-titik BTS kritis. Akses komunikasi yang stabil sangat vital, tidak hanya untuk masyarakat sipil tetapi juga untuk koordinasi penanggulangan bencana dan distribusi bantuan.

Dampak dari minimnya BTS yang aktif ini dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di daerah terpencil, yang kini terisolasi dari segi informasi dan komunikasi digital. Meskipun operator telah mengerahkan tim teknisi dan genset portabel dari luar Aceh, upaya ini menjadi kurang efektif tanpa adanya dukungan daya yang andal dari jaringan utama. Apjatel menargetkan minimal 80% BTS dapat berfungsi dalam beberapa hari ke depan, namun target ini mustahil tercapai tanpa adanya percepatan pemulihan kelistrikan.

Login IG