Langganan Internet 100 Mbps Rp 100 Ribu Sudah Ada, Ini Teknologinya
Jaringan Internet Rakyat 100 Mbps dengan tarif sekitar Rp100 ribu/bulan segera hadir. Inilah teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) Open RAN 1,4 GHz yang digunakan SURGE dan OREX SAI.
JAKARTA, JClarity – Mimpi masyarakat Indonesia untuk menikmati akses internet berkecepatan tinggi 100 Mbps dengan tarif sangat terjangkau, sekitar Rp100.000 per bulan, selangkah lagi menjadi kenyataan. Terobosan ini dimungkinkan melalui pemanfaatan teknologi nirkabel mutakhir Fixed Wireless Access (FWA) 5G berbasis Open RAN, yang diklaim mampu mengatasi hambatan biaya dan waktu instalasi jaringan serat optik tradisional.
Layanan yang diberi nama 'Internet Rakyat' ini merupakan inisiatif PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE, yang baru-baru ini memenangi lelang frekuensi 1,4 GHz (band n50) dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Melalui anak usahanya, SURGE menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan patungan Jepang, OREX SAI Inc. (bentukan NTT DOCOMO, INC. dan NEC Corporation), untuk menggelar sistem 5G FWA Open RAN 1,4 GHz komersial pertama di dunia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa inisiatif ini mendapat dukungan penuh pemerintah dan merupakan langkah konkret untuk mempercepat konektivitas digital yang inklusif. “Ini bukan hanya tentang menghubungkan orang. Ini tentang menyediakan akses berkecepatan tinggi yang terjangkau. Teknologi ini dirancang untuk melewati proses pemasangan fiber optik yang tradisional, mahal, dan memakan waktu,” ujar Nezar Patria.
Keunggulan utama teknologi FWA 5G 1,4 GHz terletak pada kemampuannya menyalurkan internet rumah (fixed broadband) hingga kecepatan 100 Mbps dengan biaya operasional dan instalasi yang jauh lebih efisien dibandingkan penarikan kabel fiber optik. Dengan memanfaatkan spektrum frekuensi 1,4 GHz, penyedia layanan dapat menggunakan infrastruktur menara telekomunikasi yang sudah ada, seperti yang dikerjasamakan dengan Tower Bersama Group dan Centratama, tanpa perlu membangun menara baru dari nol.
Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menyebutkan bahwa layanan yang ditawarkan adalah tarif datar (flat rate) sekitar Rp100.000 per bulan untuk kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batas kuota data (unlimited), serta gratis biaya pemasangan dan sewa perangkat CPE. SURGE berencana menugaskan hingga 4.800 stasiun basis kepada OREX SAI untuk tahap awal implementasi pada kuartal I tahun 2026.
Penggunaan teknologi Open RAN juga menjadi kunci, yang memungkinkan arsitektur jaringan yang lebih fleksibel, scalable, dan siap menghadapi kebutuhan di masa depan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan digital di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel, seperti di luar Jawa, Papua, dan Maluku, yang menjadi target utama penyebaran awal layanan ini.