Internet

Komdigi Respons Harga Internet di Daerah Mahal: Jangan Semena-mena

Menkomdigi Meutya Hafid peringatkan ISP agar tidak patok harga internet mahal 'semena-mena' di daerah minim pesaing. Dorong kolaborasi & transparansi tarif.

JAKARTA · Wednesday, 29 October 2025 20:00 WITA · Dibaca: 43
Komdigi Respons Harga Internet di Daerah Mahal: Jangan Semena-mena

JAKARTA, JClarity – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memberikan peringatan keras kepada para penyedia layanan internet (ISP) di Indonesia agar tidak menetapkan tarif secara sepihak atau ‘semena-mena’, terutama di wilayah-wilayah yang minim kompetitor. Peringatan ini disampaikan sebagai respons atas keluhan publik mengenai masih tingginya harga internet di sejumlah daerah.

Pernyataan tegas Menkomdigi tersebut dilontarkan saat audiensi dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, pada Senin (27/10/2025). Meutya Hafid meminta para ISP untuk berupaya maksimal dalam menghadirkan layanan internet yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. “Jangan sampai karena tidak ada pesaing di sana, lalu tarif dibuat semena-mena,” tegas Meutya, menyoroti praktik monopoli harga yang merugikan konsumen di daerah yang kurang memiliki pilihan layanan.

Meskipun pemerintah memahami bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas digital memerlukan investasi yang besar, Meutya menyebut bahwa tantangan biaya yang mahal itu bersifat relatif dan dapat diatasi melalui langkah-langkah kolaboratif. Ia menyarankan agar operator dapat menekan biaya dengan berbagai cara, termasuk melalui kerja sama dan infrastructure sharing atau berbagi infrastruktur.

Selain masalah harga, Menkomdigi juga menekankan pentingnya transparansi tarif dan kualitas layanan kepada pelanggan. Ia menyoroti perlindungan hak-hak konsumen, di mana pelanggan tidak seharusnya dikenakan biaya penuh ketika terjadi gangguan atau jaringan down. “Itu tidak adil,” pungkasnya. Meutya berharap para ISP dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan berkeadilan.

Login IG