Kecepatan Internet Seluler Indonesia Tahun Ini Melonjak Signifikan.
Kecepatan internet seluler Indonesia melonjak 53,1% menjadi 45,01 Mbps tahun ini, didorong investasi infrastruktur dan perluasan jaringan, menurut laporan terbaru Ookla.
JAKARTA, JClarity – Kualitas layanan internet seluler di Indonesia mencatatkan lonjakan performa yang sangat signifikan sepanjang tahun ini. Laporan terbaru dari DataReportal dan Ookla (penyedia layanan Speedtest) mengungkapkan bahwa median kecepatan unduh (download) internet seluler Indonesia telah mencapai angka yang jauh lebih tinggi, menunjukkan dampak nyata dari investasi infrastruktur yang masif.
Berdasarkan laporan Digital 2026 edisi Oktober 2025 yang dirilis pada November 2025, median kecepatan download internet seluler di Tanah Air kini berada di level 45,01 Mbps. Angka ini melonjak tajam, tumbuh hingga 53,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Data ini dihimpun berdasarkan pengukuran yang dilakukan oleh Ookla hingga Agustus 2025.
Peningkatan ini tidak hanya terjadi pada kecepatan unduh. Kinerja jaringan juga menunjukkan perbaikan pada aspek lain yang krusial. Laporan tersebut mencatat bahwa median kecepatan unggah (upload) data seluler Indonesia meningkat menjadi 16,02 Mbps, atau lebih cepat 17,5 persen dari tahun lalu. Sementara itu, latensi jaringan seluler, yang merupakan indikator responsivitas jaringan, juga membaik menjadi 22 ms (milidetik), yang berarti penurunan atau perbaikan sebesar 8,3 persen.
Lonjakan performa ini diyakini sebagai hasil langsung dari upaya berkelanjutan operator telekomunikasi dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kapasitas jaringan, terutama melalui ekspansi jaringan 4G dan penggelaran awal 5G. Data sebelumnya dari Ookla pada paruh pertama 2024 sudah menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan kecepatan unduh rata-rata 31,95 Mbps, dipimpin oleh operator seperti Telkomsel. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga mendorong peningkatan kualitas ini, salah satunya melalui lelang frekuensi, seperti frekuensi 2,6 GHz, yang diharapkan dapat semakin mendukung perkembangan kualitas jaringan 5G di Indonesia.
Secara regional, beberapa kota telah berhasil mencatatkan kecepatan yang jauh melampaui rata-rata nasional. Laporan DataReportal mencatat bahwa Bekasi dan Jakarta Selatan menjadi kota dengan koneksi internet seluler tercepat di Indonesia per Oktober 2025. Bekasi bahkan menempati peringkat ke-108 secara global dengan kecepatan unduh mencapai 60,97 Mbps, diikuti oleh Jakarta Selatan di peringkat ke-121. Peningkatan signifikan kecepatan internet seluler ini diharapkan mampu mendukung aktivitas digital masyarakat yang semakin kompleks, mulai dari bekerja, belajar jarak jauh, hiburan, hingga berbagai transaksi digital, sehingga turut menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.