Internet

Kalahkan Zuckerberg, 3 Sekawan Lulusan SMA Jadi Miliarder Termuda Berkat Startup AI Mercor.

3 sekawan lulusan SMA, Brendan Foody, Adarsh Hiremath, & Surya Midha, menjadi miliarder self-made termuda di dunia pada usia 22 berkat startup AI Mercor, kalahkan rekor Zuckerberg.

JAKARTA · Saturday, 01 November 2025 10:00 WITA · Dibaca: 41
Kalahkan Zuckerberg, 3 Sekawan Lulusan SMA Jadi Miliarder Termuda Berkat Startup AI Mercor.

JAKARTA, JClarity – Tiga sekawan lulusan sekolah menengah atas (SMA) dari California, Amerika Serikat, baru-baru ini mencatatkan sejarah baru di dunia teknologi dengan menjadi miliarder self-made termuda, mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg. Mereka adalah Brendan Foody (CEO), Adarsh Hiremath (CTO), dan Surya Midha (Ketua Dewan), pendiri startup kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat, Mercor.

Pencapaian luar biasa ini terjadi setelah Mercor, sebuah platform rekrutmen berbasis AI, mengumumkan putaran pendanaan baru sebesar US$350 juta, yang menempatkan valuasi perusahaan mencapai angka fantastis US$10 miliar. Dengan usia 22 tahun, ketiga pendiri, yang merupakan teman satu tim debat di sekolah menengah, secara resmi menjadi miliarder teknologi self-made termuda di dunia. Mereka menggeser rekor Zuckerberg, yang mencapai status miliarder pada usia 23 tahun dua dekade lalu.

Mercor didirikan pada tahun 2023, bermula dari layanan pencocokan pekerjaan manual, dan dengan cepat berevolusi menjadi platform yang membantu laboratorium AI terkemuka di Silicon Valley untuk melatih model-model mereka. Perusahaan ini berfokus pada penghubungan talenta terspesialisasi — seperti profesional dengan gelar PhD, pengacara, atau ahli kimia — sebagai kontraktor untuk pelabelan dan pembuatan data berkualitas tinggi, yang sangat krusial bagi pengembangan AI.

Jalur yang ditempuh Foody, Hiremath, dan Midha terbilang tidak konvensional. Mereka semua adalah penerima Thiel Fellowship, sebuah program bergengsi yang memberikan hibah US$100.000 kepada wirausahawan muda dengan imbalan tidak melanjutkan atau meninggalkan kuliah. Hiremath tercatat sempat menempuh pendidikan di Harvard, sementara Foody dan Midha di Georgetown, sebelum memutuskan drop out dan fokus penuh pada Mercor.

Putaran pendanaan terbaru yang dipimpin oleh Felicis Ventures, dengan partisipasi dari investor besar lainnya seperti Benchmark dan General Catalyst, menunjukkan kepercayaan pasar yang tinggi terhadap model bisnis inovatif Mercor. Menurut perhitungan Forbes, masing-masing pendiri kini memiliki sekitar 22% saham di perusahaan. Kisah Mercor menjadi simbol nyata dari kecepatan dan potensi penciptaan kekayaan di era revolusi AI, di mana usia tidak lagi menjadi penghalang utama dalam mendisrupsi industri global.

Login IG