Internet

Jaringan Wi-Fi 7 Pertama di Indonesia Meluncur: Kecepatan 2Gbps Hadir di Sekolah Denpasar

Indonesia kini memiliki jaringan Wi-Fi 7 pertama di sebuah sekolah di Denpasar. Menawarkan kecepatan hingga 2 Gbps, inovasi ini menandai era baru konektivitas pendidikan.

Denpasar · Thursday, 09 October 2025 01:00 WITA · Dibaca: 43
Jaringan Wi-Fi 7 Pertama di Indonesia Meluncur: Kecepatan 2Gbps Hadir di Sekolah Denpasar

DENPASAR, JClarity – Indonesia secara resmi memasuki era konektivitas nirkabel generasi ketujuh (Wi-Fi 7) dengan diluncurkannya jaringan Wi-Fi 7 pertama di sebuah institusi pendidikan di Denpasar, Bali. Inovasi teknologi ini menjadi lompatan signifikan dalam transformasi digital pendidikan nasional, menawarkan kecepatan puncak hingga 2 Gbps yang secara drastis meningkatkan kapabilitas pembelajaran digital.

Peluncuran perdana jaringan berstandar IEEE 802.11be ini dilakukan oleh PT Inovasi Digital Nusantara (IDN), menandai Denpasar sebagai kota pertama yang merasakan manfaat langsung dari teknologi Wi-Fi tercepat di dunia. Kehadiran Wi-Fi 7 di lingkungan sekolah ini secara khusus dirancang untuk mendukung Kurikulum Merdeka dan program digitalisasi sekolah, memungkinkan aktivitas intensif bandwidth seperti kelas virtual, streaming video 4K/8K, serta implementasi teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam proses belajar mengajar tanpa kendala latensi.

Direktur Utama IDN, Budi Santoso, dalam konferensi pers menyatakan bahwa proyek percontohan ini adalah komitmen perusahaan untuk mendemokratisasi akses ke teknologi kelas dunia. “Kecepatan 2 Gbps di sekolah ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi bagi siswa untuk berinteraksi dengan materi pembelajaran global secara instan. Wi-Fi 7, dengan fitur unggulan Multi-Link Operation (MLO) dan pemanfaatan pita frekuensi 6 GHz (tergantung regulasi), memastikan jaringan super cepat dan stabil, bahkan ketika ribuan perangkat terhubung secara simultan,” jelas Santoso.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali menyambut baik inisiatif ini, menekankan bahwa infrastruktur konektivitas merupakan pilar utama dalam mencetak talenta digital masa depan. Mereka berharap pilot project di Denpasar ini dapat segera direplikasi di seluruh sekolah di Indonesia, mengatasi kesenjangan digital dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

Dengan latensi yang jauh lebih rendah dan kapasitas yang lebih besar dibandingkan Wi-Fi 6, jaringan Wi-Fi 7 di Denpasar ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur nasional. Implementasi awal ini juga akan menjadi bahan kajian penting bagi regulator telekomunikasi di Indonesia terkait kebijakan spektrum frekuensi yang optimal untuk mendukung adopsi massal teknologi nirkabel generasi terbaru di masa mendatang.

Login IG