Internet Rakyat Resmi Meluncur: Tawarkan 5G FWA 100 Mbps Unlimited Hanya Rp100 Ribu di 12 Daerah
Internet Rakyat dari Surge-OREX SAI resmi meluncurkan 5G FWA 100 Mbps unlimited hanya Rp100 ribu per bulan di 12 daerah, termasuk Jawa, Maluku, dan Papua.
Jakarta, JClarity – Layanan konektivitas berkecepatan tinggi dan terjangkau, Internet Rakyat (IRA), resmi diluncurkan dengan menawarkan paket revolusioner 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batas kuota (unlimited) seharga Rp100.000 per bulan. Inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam upaya pemerataan akses internet di Indonesia, dengan fokus utama pada wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur kabel serat optik.
Peluncuran layanan ini merupakan kolaborasi strategis antara PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), melalui anak perusahaannya PT Telemedia Komunikasi Pratama, dengan perusahaan teknologi asal Jepang, OREX SAI—sebuah perusahaan patungan antara NTT Docomo dan NEC Corporation. Program ini memanfaatkan kemenangan lelang frekuensi 1,4 GHz untuk Wilayah I. Pada tahap awal pra-registrasi dan implementasi, layanan Internet Rakyat telah menjangkau 12 daerah, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta sejumlah wilayah di Indonesia Timur, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Ambon.
Teknologi yang diusung oleh Internet Rakyat adalah 5G FWA berbasis Open Radio Access Network (Open RAN) yang beroperasi pada frekuensi 1,4 GHz. Teknologi Open RAN memungkinkan distribusi internet langsung dari menara BTS tanpa memerlukan pemasangan kabel fiber optik ke rumah pengguna, menjadikannya solusi yang lebih cepat, efisien, dan fleksibel untuk menjangkau daerah padat penduduk atau daerah terpencil yang belum terlayani jaringan kabel. Sistem ini diklaim sebagai salah satu proyek Open RAN komersial terbesar di Asia.
Direktur Utama Surge, Yune Marketatmo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa layanan ini dihadirkan untuk menjembatani kesenjangan digital. Tarif tetap Rp100.000 per bulan tersebut mencakup kecepatan maksimal 100 Mbps dan kuota tanpa batas, bahkan tanpa penerapan kebijakan Batas Pemakaian Wajar (FUP). Selain itu, untuk menarik minat masyarakat, pelanggan baru juga akan mendapatkan manfaat tambahan berupa pembebasan biaya sewa modem/CPE dan gratis langganan pada bulan pertama.
Kehadiran Internet Rakyat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas stabil bagi berbagai segmen masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelajar, mahasiswa, pekerja *Work From Home* (WFH), hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, turut menegaskan bahwa kolaborasi penyediaan internet cepat ini merupakan terobosan nyata untuk mengakselerasi akses digital di seluruh Indonesia.