Google Meet Down, Pengguna Mengeluh Tak Bisa Login Saat Jam Produktif
Google Meet down pada Rabu (26/11/2025) siang, menyebabkan pengguna di Indonesia tak bisa login. Ribuan keluhan masuk dengan pesan error "502. That's an error".
JAKARTA, JClarity – Layanan konferensi video populer milik Google, Google Meet, dilaporkan mengalami gangguan massal atau down di berbagai wilayah, khususnya di kawasan Asia, termasuk Indonesia, pada Rabu siang (26/11/2025). Insiden ini terjadi saat jam-jam produktif, seketika melumpuhkan aktivitas rapat daring, koordinasi kerja, hingga proses belajar mengajar jarak jauh bagi ribuan pengguna.
Keluhan pengguna mulai membanjiri platform media sosial dan situs pelacak gangguan, Down Detector, sekitar pukul 12.33 WIB. Berdasarkan pantauan, laporan gangguan meningkat tajam hanya dalam hitungan menit. Di Indonesia, tercatat ratusan laporan masuk mengenai masalah ini, sementara di kawasan Asia, seperti India, jumlah laporan mencapai ribuan.
Masalah utama yang dilaporkan pengguna adalah ketidakmampuan untuk masuk (login), bergabung dalam sesi rapat virtual, atau bahkan mengakses laman utama Google Meet. Banyak pengguna mendapati layar perangkat mereka menampilkan pesan kesalahan teknis. Salah satu pesan yang paling sering muncul adalah: “502. That's an error. The server encountered a temporary error and could not complete your request.” Pesan 'Error 502' ini mengindikasikan adanya masalah Bad Gateway, yang menunjukkan bahwa server Google sementara waktu gagal merespons permintaan.
Pihak Google melalui Workspace Status Dashboard mengonfirmasi adanya gangguan ini, yang disebut telah dimulai sejak Selasa malam (25/11/2025) pukul 21.41 PST (atau Rabu pagi WIB). Dalam pernyataan resminya, Google menyatakan bahwa tim teknis mereka tengah menyelidiki akar masalah yang menyebabkan layanan Meet tidak dapat diakses secara normal dan sedang menyusun strategi mitigasi. Gangguan ini dilaporkan terisolasi pada wilayah Asia.
Sebagai langkah sementara, Google menyarankan para pengguna yang terdampak untuk mencoba beralih menggunakan versi seluler (mobile) dari Google Meet, yang dilaporkan tetap berfungsi bagi sebagian pengguna di iOS maupun Android. Gangguan ini menimbulkan kekhawatiran karena Google Meet merupakan platform vital bagi banyak perusahaan dan institusi pendidikan di Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, Google telah menyampaikan permohonan maaf resmi kepada seluruh pelanggan yang mengalami ketidaknyamanan akibat gangguan layanan tersebut.