Internet

Dua Kabel Laut Baru Siap Jadi Jembatan Ekonomi Digital Asia

Dua sistem kabel laut baru, Asia Link Cable (ALC) dan Matrix Cable System 2 (MCS2), siap memperkuat konektivitas digital Indonesia dan menjadi jembatan ekonomi Asia.

JAKARTA · Sunday, 19 October 2025 22:00 WITA · Dibaca: 56
Dua Kabel Laut Baru Siap Jadi Jembatan Ekonomi Digital Asia

JAKARTA, JClarity – Konsorsium Asia Link Cable (ALC) dan peluncuran Matrix Cable System 2 (MCS2) secara resmi menandai hadirnya dua sistem komunikasi kabel laut (SKKL) generasi baru yang siap menjadi tulang punggung konektivitas dan jembatan penting bagi pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia. Langkah strategis ini menempatkan Indonesia pada jalur data yang lebih cepat dan stabil menuju pusat-pusat digital utama regional.

Keterlibatan perusahaan telekomunikasi Indonesia, Matrix NAP Info, dalam Konsorsium ALC dan inisiatif peluncuran MCS2 diumumkan dalam sebuah acara besar bertajuk 'One Celebration, Two Milestones' di Marina Bay Sands, Singapura, baru-baru ini. Partisipasi ganda ini digadang-gadang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub data internasional di Asia Tenggara.

Proyek Asia Link Cable (ALC) sendiri merupakan sistem kabel laut regional sepanjang 6.000 kilometer. Jaringan ini dirancang untuk menghubungkan Hong Kong dan Singapura, dengan titik cabang yang menjangkau Hainan (Tiongkok), Filipina, Brunei, dan Malaysia. ALC menggunakan teknologi canggih dengan delapan pasang serat optik, menawarkan kapasitas desain yang mencapai 18 terabit per detik (Tbps) per pasangan, menjadikannya salah satu jaringan intra-Asia dengan kapasitas tertinggi yang pernah dibangun.

Bagi Indonesia, keikutsertaan Matrix NAP Info dalam ALC akan membuka jalur data yang lebih langsung dan resilien, mengatasi tantangan latensi dan memperkuat redundansi jaringan data nasional. Hal ini sangat krusial mengingat pertumbuhan pesat di sektor komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (AI), dan layanan digital yang membutuhkan konektivitas latensi rendah dan berkapasitas besar.

Sementara itu, Matrix Cable System 2 (MCS2) adalah pengembangan sistem kabel laut domestik dan regional yang berfungsi sebagai penerus dari Matrix Cable System (MCS) yang membentang 1.055 kilometer menghubungkan Jakarta, Batam, dan Singapura. MCS2 hadir dengan kapasitas yang ditingkatkan secara signifikan, latensi yang lebih rendah, serta efisiensi energi yang lebih baik, berfungsi sebagai penguat utama bagi infrastruktur domestik Indonesia. Peningkatan kualitas konektivitas dari Jakarta ke pusat-pusat digital regional ini diharapkan dapat mendorong investasi pusat data dan ekosistem digital dalam negeri.

Para analis industri menilai bahwa rampungnya kedua proyek kabel laut ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara. Dengan koneksi yang lebih andal dan cepat ke pusat-pusat ekonomi utama, perusahaan-perusahaan Indonesia akan memiliki kapabilitas yang lebih baik untuk bersaing di pasar global. Proyek-proyek ini juga sejalan dengan ambisi Indonesia, melalui inisiatif besar seperti Indonesia Cable Express (ICE) yang diinisiasi oleh Telin, untuk menggeser dominasi Singapura dan memposisikan diri sebagai hub konektivitas utama dunia.

Login IG