Internet

BNPT: Ada Upaya Menyusupkan Paham Radikal Lewat 'Game Online'

BNPT memperingatkan adanya upaya sistematis kelompok radikal menyusupkan ideologi ekstrem melalui platform game online, menyasar anak muda. Orang tua diminta waspada. (Maksimal 160 karakter)

JAKARTA · Thursday, 09 October 2025 13:00 WITA · Dibaca: 48
BNPT: Ada Upaya Menyusupkan Paham Radikal Lewat 'Game Online'

JAKARTA, JClarity – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengeluarkan peringatan keras mengenai pola baru penyebaran paham radikal yang kini memanfaatkan platform permainan daring atau 'game online' sebagai saluran utama untuk merekrut generasi muda dan anak-anak. Upaya penyusupan ideologi ekstrem ini dinilai semakin sistematis dan canggih, menjadikannya ancaman serius yang memerlukan kewaspadaan kolektif dari masyarakat.

Deputi Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayor Jenderal TNI Sudaryanto, menegaskan bahwa kelompok-kelompok radikal kini berupaya menanamkan ideologi intoleran melalui interaksi di dalam gim daring, seperti platform Roblox. Modus operandi yang digunakan adalah membangun komunikasi awal dengan anak-anak dan remaja saat mereka bermain. Setelah terjalin kenyamanan dan ketertarikan, komunikasi kemudian digiring ke platform tertutup seperti grup WhatsApp atau Telegram, di mana proses indoktrinasi ideologi radikal dan intoleran dimulai secara intensif.

Kepala BNPT, Komjen Pol. Eddy Hartono, juga menyoroti temuan yang mengkhawatirkan, di mana sedikitnya 13 anak dari berbagai daerah di Indonesia telah terhubung dan menjadi target jaringan simpatisan teroris melalui permainan daring. Fenomena ini menunjukkan pergeseran taktik rekrutmen dari propaganda di media sosial biasa ke ruang digital yang lebih personal dan kurang diawasi, yang secara spesifik menyasar kelompok usia paling rentan, yakni anak-anak dan remaja.

Menyikapi ancaman ini, BNPT menekankan pentingnya peran orang tua, terutama ibu, sebagai benteng utama keluarga dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama. Sudaryanto mengimbau agar para orang tua lebih aktif mengawasi penggunaan ponsel pintar dan aktivitas bermain gim anak-anak, karena seringkali proses penyusupan paham radikal terjadi secara perlahan tanpa disadari. BNPT juga menegaskan bahwa penanggulangan radikalisme di dunia maya ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, bukan hanya menjadi tugas BNPT semata.

Login IG